DBS Vantage x Quickbill/Paper.id

Buat teman-teman pengguna lama cc DBS, harusnya sudah tidak asing lagi dengan pembatasan pendapatan poin dari platform e-invoicing seperti Paper.id, yaitu maksimal Poin Rewards / Mileage digibank setara dengan total / maksimal transaksi
Rp50.000.000 (lima puluh juta rupiah) dalam 1 (satu) periode tagihan.
Kebetulan saya melakukan experiment dimana, transaksi menggunakan Paper.id diatas 50jt & ternyata dapat poin dengan konversi 7.500/miles. Saya ga tau apabila saya lakukan transaksi berikutnya apakah masih dapat poin atau tidak. Next mungkin akan saya coba lagi.

Detailnya kamu bisa liat disini
Sebenarnya kalau DBS tidak ada pembatasan tuh enak, karena konversinya bagus, seperti DBS Vantage per 25 Juni 2026, konversinya masih 7.500/miles & tidak ada masa expired. Ditambah lagi suka ada promo Paper.id x DBS.
Berikut promo DBS x Paper.id periode April-Juni 2026

Apakah prakteknya benar2 dibatesin? Kebetulan saya ada bayar supplier dengan nominal 54jt di Paper.id menggunakan DBS Vantage. Apakah poin yang saya dapatkan mentok di 6.666 Rewards Point atau lebih, kita liat nanti setelah muncul di apps.
Nah bagaimana dengan Quickbill? Karena tidak ada informasi dari website DBS. Maka mau ga mau kita coba sendiri.
Berikut hasil dari pemakaian saya di tgl 26 Mei 2026.
Kebetulan jumlah nominal transaksi saya di Rp.50.700.000, lebih dari 50jt. Tetapi apabila kita liat jumlah poin yg diperoleh 6.760, atau saya dapat full (50.700.000/7.500=6.760), karena kalau ada pembayaran 50jt, maka poin yang saya dapat harusnya hanya 6.666 saja.

Kesimpulan : Setelah melihat detail Rewards Poin dari Apps DBS & hasil dari billing statement, maka bisa dikonfirmasi kalau tidak ada pembatasan poin untuk platform Quickbill.
Sayangnya DBS Vantage juga ada pembatasan untuk pemakaian limit 1x per bulan. Sedangkan limit saya & istri saya masing-masing hanya dapat 100jt saja. Buat yang punya limit besar mungkin ini jadi kesempatan buat kamu?




